BOJONEGORO – Memperingati Hari Pendidikan Nasional 2026, Direktur MBS Al-Amin Bojonegoro, Muhammad Hafidz Syarifuddin, menekankan peran vital pesantren dalam mencetak generasi unggul yang berkarakter. Menurutnya, pendidikan pesantren yang diintegrasikan dengan nilai Panca Jiwa dan Panca Jangka menjadi kunci menjawab tantangan zaman.(02/05/2026)
“Peringatan Hardiknas ini momentum untuk kembali menegaskan bahwa pendidikan bukan hanya transfer ilmu, tapi juga pembentuk karakter. Pesantren memiliki kekuatan itu melalui Panca Jiwa: keikhlasan, kesederhanaan, berdikari, ukhuwah islamiyah, dan kebebasan,” ujar Hafidz saat ditemui di MBS Al-Amin, Kamis 1 Mei 2026.
Ia menjelaskan, Panca Jiwa merupakan ruh pendidikan pesantren yang harus diinternalisasi santri. Keikhlasan mendidik niat belajar karena Allah, kesederhanaan membentuk hidup yang tidak berlebihan, berdikari melatih kemandirian, ukhuwah membangun persaudaraan, dan kebebasan menumbuhkan keberanian berpikir dan bertindak dalam koridor syariat.
Tak hanya itu, Hafidz juga menyoroti pentingnya Panca Jangka Pesantren sebagai arah pembangunan lembaga. “Panca Jangka: pendidikan dan pengajaran, keorganisasian, kekeluargaan, kemasyarakatan, dan dakwah. Jika lima jiwa itu adalah karakter, maka lima jangka ini adalah strategi. Pesantren tidak boleh eksklusif, harus hadir dan memberi manfaat untuk umat,” tegasnya.
Menurut Hafidz, integrasi keduanya di MBS Al-Amin diwujudkan dalam kurikulum yang memadukan kitab kuning, sains modern, tahfidz, dan life skill. Santri tidak hanya diajari fikih dan nahwu, tetapi juga dibekali keterampilan wirausaha, kepemimpinan, dan teknologi. Organisasi santri menjadi laboratorium berdikari dan ukhuwah, sementara program pengabdian masyarakat menjadi wujud dakwah nyata. “Bangsa ini butuh lulusan yang cerdas otaknya, lurus hatinya, dan terampil tangannya. Itulah produk pendidikan pesantren yang utuh. Hardiknas harus jadi pengingat bahwa jalan pendidikan Indonesia tidak bisa lepas dari akar pesantren,” tutupnya.
Peringatan Hardiknas di MBS Al-Amin Bojonegoro tahun ini diisi dengan upacara di hari senin besok sesuai instruksi Dinas Pendidikan Kabupaten Bojonegoro .(red)