Optimalisasi Peran Orang Tua, MBS Al Amin Bojonegoro Hadirkan Tim Psikolog Profesional dalam Silaturahmi Wali Santri

BOJONEGORO, Jawa Timur – Pondok Pesantren MBS Al Amin Riset dan Teknologi Bojonegoro menggelar forum silaturahmi keluarga besar bersama wali santri kelas 9 di Aula Simponi, Ahad (13/9/2026). Acara ini dihadiri jajaran BPP, stakeholder, tim pengembang kurikulum, tim psikologi, serta wali santri kelas 9. Forum tersebut menjadi ruang komunikasi strategis antara pesantren dan orang tua.
Mudir PP MBS Al Amin Bojonegoro, Ust. M. Hafidz Syarifuddin, S.Kom., M.Pd., menyampaikan rasa bahagia atas terlaksananya agenda. Menurutnya, kolaborasi untuk kesuksesan bersama akan lebih mudah tercapai melalui komunikasi di antara forum seperti saat ini.
“Kolaborasi untuk kesuksesan bersama akan mudah tercapai dengan komunikasi di antara forum seperti saat ini,” ujarnya.
Agenda silaturahmi ini menyajikan paparan perkembangan, kemajuan, serta informasi terbaru pesantren. Ibu Ida Lestari, S.Pd., selaku Tim Pengembang Kurikulum PP MBS Al Amin Religi Bojonegoro, memaparkan kemajuan demi kemajuan yang diraih pesantren. Paparan tersebut menunjukkan eksistensi MBS Al Amin yang semakin hari semakin kuat di dunia pendidikan berbasis pesantren.
Sesi yang paling menyita perhatian datang dari Tim Psikologi MBS Al Amin. Ibu Indah Fahrotuz Zahro, S.Psi., M.Pd., membawakan paparan bertajuk “Optimalisasi Peran Orang Tua dalam Mendukung Pendidikan Anak”. Ia menekankan bahwa remaja adalah masa pencarian identitas yang kritis. Anak mulai mempertanyakan aturan dan membutuhkan ruang untuk berkembang.
Dalam paparannya, Ibu Indah menjelaskan empat tahapan penting perkembangan psikologis remaja yang wajib dipahami orang tua. Pertama, Masa Transisi, di mana anak mencari jati diri, rentan terhadap pengaruh luar, dan mulai berpikir kritis. Kedua, Kebutuhan Emosional, yang mencakup perhatian, dukungan, pengakuan, dan rasa aman. Ketiga, Perkembangan Kognitif, yaitu kemampuan berpikir abstrak dan memahami moral yang kompleks. Keempat, Komunikasi Terbuka, untuk mendiskusikan harapan, kekhawatiran, dan perasaan anak.
“Remaja membutuhkan pendampingan yang tepat. Orang tua harus mampu menjadi tempat aman bagi anak untuk bercerita,” ujar Ibu Indah di hadapan para wali santri yang menyimak dengan seksama.
Ibu Indah juga mengutip rumus mendidik anak menurut Ali bin Abi Tholib. Orang tua dianjurkan memperlakukan anak layaknya Raja pada usia 0-7 tahun, layaknya Tawanan pada usia 8-14 tahun, dan layaknya Sahabat pada usia 15 tahun ke atas. Rumus ini memberikan perspektif baru bagi wali santri dalam memahami fase pertumbuhan anak.
Lebih lanjut, ia memaparkan peran orang tua yang mencakup Provider (pemenuhan kebutuhan dasar), Educator (fasilitator belajar), Protector & Nurturer (pelindung dan pengasuh emosional), Role Model (teladan karakter), serta Counselor (motivator dan pengarah masa depan). Tiga tantangan utama yang dihadapi orang tua adalah kesabaran menghadapi perubahan emosi remaja, keikhlasan dalam waktu dan tenaga, serta konsistensi dalam memberikan keteladanan.
Sinergi antara pesantren dan orang tua menjadi kunci. Hal ini mencakup program sekolah, administrasi, aturan, penanganan anak, menjaga nama baik, hingga mencari win-win solution untuk setiap permasalahan.
Kehadiran tim psikologi profesional menjadi salah satu nilai tambah yang jarang ditemui di lembaga pendidikan lain. Tidak berhenti pada paparan teori, Ibu Dery Irawati, S.Psi., selaku Tim Psikologi PP MBS Al Amin, juga memaparkan hasil psikotes yang dilaksanakan beberapa waktu lalu kepada para wali santri. Hasil psikotes tersebut disampaikan secara gamblang, ditanggapi dengan serius namun tetap santai oleh para hadirin.
Bagi orang tua yang sedang mencari sekolah impian, langkah MBS Al Amin Bojonegoro ini membuktikan bahwa pesantren ini tidak hanya fokus pada capaian akademik dan religius semata. Kesehatan mental, kematangan kepribadian, serta pendampingan psikologis bagi santri menjadi prioritas utama. Dengan sinergi yang kuat antara pesantren, tim psikolog, dan orang tua, generasi tangguh, cerdas, intelek, dan berkarakter akan semakin mudah terwujud.(s.to)

Bagikan :

Artikel Lainnya

Afiq Alfian Firdaus, Santri MBS ...
BOJONEGORO – Deretan prestasi gemilang kembali menghiasi nama ...
Kesehatan Holistik ala Islam, Dr...
BOJONEGORO – Pondok Pesantren Muhammadiyah Boarding School (MB...
Apresiasi Tertinggi PP Muhammadi...
MALANG, 22-09-2026 – Pondok Pesantren Modern Muhammadiyah Boar...
Ada yang Berbeda di Aula Simponi...
BOJONEGORO – Bukan sekadar pameran karya, Seminar Religi (Rise...
Supervisi Pengawas, SMA MBS Al A...
BOJONEGORO – SMA MBS Al Amin Religi (Riset dan Teknologi) Bojo...
Optimalisasi Peran Orang Tua, MB...
BOJONEGORO, Jawa Timur – Pondok Pesantren MBS Al Amin Riset da...

Hubungi kami di : 082337067220

Kirim email ke kamiadmin@smambsalamin.sch.id

Download App Sekolah

Alamat: Jl. Basuki Rahmat No.92, Mojo Kp., Mojokampung, Kec. Bojonegoro, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur 62119