Semangat Hari Santri 2026, Mudir MBS Al Amin Tekankan Lima Karakter Utama dan Implementasi Nilai Kesantrian

Bojonegoro, 22 Oktober 2026 – Lapangan Pesantren MBS Al Amin Religi (Riset dan Teknologi) dipenuhi oleh seluruh stakeholder pesantren dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional yang jatuh pada tanggal 22 Oktober 2026. Upacara bendera yang berlangsung khidmat ini menjadi momentum refleksi bagi seluruh santri, guru, dan pengurus pondok untuk kembali meneguhkan jati diri sebagai santri yang berbangga hati, berilmu, dan berakhlak mulia.
Amanat upacara disampaikan langsung oleh Mudir Pesantren MBS Al Amin Religi (Riset dan Teknologi) Bojonegoro Ustd M. Hafidz Syarifuddin, S.Kom, M.Pd. Dalam amanatnya, beliau menyampaikan pesan mendalam bahwa gelar santri bukan sekadar status, melainkan identitas jiwa yang selalu terikat kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala. “Siapapun dan berapa lama pun seseorang pernah mondok, jika ia menyandang gelar santri, jiwanya akan selalu teringat kepada Allah karena ia telah mendapatkan ajaran yang benar sebagai pondasi awal,” ujar Mudir di hadapan seluruh peserta upacara.

Peringatan Hari Santri tahun ini di MBS Al Amin tidak hanya menjadi seremonial belaka, tetapi juga menjadi ajang penanaman nilai-nilai karakter bagi para santri. Dalam kesempatan tersebut, Mudir menyampaikan lima hal pokok yang harus dimiliki oleh santri MBS Al Amin. Pertama, berbudi tinggi; kedua, berbadan sehat yang didukung oleh berbagai ekstrakurikuler olahraga di pesantren; ketiga, berpengetahuan luas hingga tingkat global; keempat, berjiwa bebas yang tetap berada dalam koridor pendidikan dan agama serta tidak menyinggung norma agama, sosial; dan kelima, berjiwa besar dengan cita-cita tinggi dan rasa percaya diri yang kuat tanpa kehilangan jati diri.
Lebih dari itu, makna peringatan Hari Santri bagi Pesantren MBS Al Amin adalah implementasi nilai-nilai kesantrian dalam kehidupan sehari-hari. Nilai-nilai tersebut tidak berhenti pada momentum upacara semata, melainkan harus tercermin dalam perilaku keseharian para santri, baik di lingkungan pesantren maupun di tengah masyarakat. Implementasi nilai kesantrian ini meliputi kedisiplinan, kesopanan, kepedulian, serta keteguhan dalam menjalankan ibadah dan menuntut ilmu.
Makna Hari Santri juga ditekankan pada peran mulia seorang guru. Para ustaz dan pengajar diingatkan bahwa profesi guru adalah salah satu profesi paling mulia karena tidak hanya mentransfer ilmu, tetapi juga menanamkan karakter kepada para santri. Hal ini sejalan dengan hadis Nabi yang menyebutkan bahwa salah satu amalan yang tidak terputus pahalanya adalah ilmu yang bermanfaat. “Apabila guru mengajar dengan benar dan ilmunya diamalkan oleh santri, maka pahala akan terus mengalir hingga hari kiamat, meskipun kita telah meninggal,” tambah Mudir.
Seluruh rangkaian upacara berlangsung dengan tertib dan penuh semangat. Para santri tampak antusias menyimak setiap pesan yang disampaikan. Peringatan Hari Santri 2026 di MBS Al Amin Religi (Riset dan Teknologi) menjadi bukti nyata komitmen pesantren dalam mencetak generasi santri yang berbudi tinggi, sehat, berwawasan luas, bebas namun terarah, serta berjiwa besar sekaligus menjadikan nilai-nilai kesantrian sebagai pedoman hidup sehari-hari, siap menjadi aset bangsa yang berlandaskan iman dan takwa. (S.to)

Bagikan :

Artikel Lainnya

Semangat Hari Santri 2026, Mudir...
Bojonegoro, 22 Oktober 2026 – Lapangan Pesantren MBS Al Amin R...
Keren! Waka ISMUBA SMA MBS Al Am...
BOJONEGORO, 20/10/2026 – Kabar membanggakan kembali datang dar...
SMA MBS Al Amin Religi Bojonegor...
BOJONEGORO, [19/10/2026] – SMA MBS Al Amin Religi (Riset dan T...
Juara 3 Lomba Cerita Fiksi, SMP ...
BOJONEGORO, 14/10/2026 – Prestasi membanggakan kembali ditoreh...
Membanggakan! Dua Santri SMP MBS...
BOJONEGORO, 10/10/2026– Prestasi gemilang kembali ditorehkan o...
Afiq Alfian Firdaus, Santri MBS ...
BOJONEGORO – Deretan prestasi gemilang kembali menghiasi nama ...

Download App Sekolah

Alamat: Jl. Basuki Rahmat No.40 Desa Sukorejo, Kec. Bojonegoro, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur 62115