Jadi Satu-satunya Wakil Jawa Timur, Santri SMA MBS Al Amin Bojonegoro Melaju ke ISLC XV 2026 UI

BOJONEGORO, Jawa Timur – Kabar membanggakan datang dari dunia pendidikan berbasis pesantren. Mizan Hisyamuddin Ahmad, santri dari SMA MBS (Religi, Riset, dan Teknologi) Al Amin Bojonegoro, berhasil lolos seleksi dan menjadi satu-satunya perwakilan Provinsi Jawa Timur dalam ajang Indonesia Student Leadership Camp (ISLC) XV tahun 2026 yang diselenggarakan oleh Kelompok Studi Mahasiswa Universitas Indonesia (KSM UI).
Berdasarkan surat keputusan resmi bernomor 477/07.Ind-05/KSMEPUI/IX/2026 tertanggal 12 September 2026, Mizan dinyatakan LULUS sebagai peserta ISLC 2026. Kegiatan bergengsi ini akan berlangsung pada 17 hingga 21 Oktober 2026 di Kampus Universitas Indonesia, Depok, Jawa Barat. ISLC XV 2026 sendiri merupakan program pelatihan kepemimpinan nasional yang sangat kompetitif, dirancang khusus untuk membekali 100 ketua OSIS terpilih dari seluruh Indonesia.
Prestasi yang diraih Mizan bukanlah sebuah kebetulan, melainkan buah dari sistem pendidikan yang holistik. Bagi para orang tua yang sedang mencari sekolah impian bagi putra-putrinya, capaian ini menjadi bukti nyata kualitas pembinaan di SMA MBS Al Amin Bojonegoro. Sekolah ini tidak hanya menekankan pada aspek akademis dan religius, tetapi juga mengintegrasikan riset, teknologi, serta pembinaan kepemimpinan dalam keseharian santri.
Pembinaan kepemimpinan di lingkungan pondok dan sekolah merupakan nilai yang sangat penting. Ini adalah fondasi utama dalam mempersiapkan pelajar yang tangguh, cerdas, intelek, dan berkarakter. Sistem pendidikan di pondok atau sekolah yang menanamkan jiwa leadership sejak dini akan melahirkan generasi yang tidak hanya unggul dalam pengetahuan, tetapi juga mampu mengambil peran sebagai problem solver di masyarakat.
“Keberhasilan ini adalah buah dari ekosistem pendidikan yang menanamkan jiwa kepemimpinan, kemandirian, dan integritas sejak dini. Kami ingin memastikan setiap santri tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki karakter yang tangguh dan mampu menjadi pemimpin yang mengayomi,” ujar perwakilan pihak sekolah.
Bagi para pelajar di seluruh Indonesia, kisah Mizan adalah bukti nyata bahwa aktif berorganisasi, seperti menjadi pengurus OSIS, bukanlah hal yang sia-sia. Justru, melalui wadah tersebut, siswa dapat mengasah soft skill, kemampuan manajerial, dan kepemimpinan yang sangat berharga di masa depan. Keberhasilan menembus seleksi ketat tingkat nasional ini diharapkan dapat memicu semangat para siswa untuk berani bermimpi dan berprestasi, tidak hanya di tingkat daerah tetapi hingga ke panggung nasional.
Dengan mengikuti ISLC XV 2026, Mizan diharapkan dapat menyerap ilmu kepemimpinan sebanyak-banyaknya, memperluas jaringan, serta membawa nama harum sekolah, pesantren, dan Provinsi Jawa Timur di tingkat nasional. Selamat berjuang, Mizan! (s.to)

Bagikan :

Artikel Lainnya

Afiq Alfian Firdaus, Santri MBS ...
BOJONEGORO – Deretan prestasi gemilang kembali menghiasi nama ...
Kesehatan Holistik ala Islam, Dr...
BOJONEGORO – Pondok Pesantren Muhammadiyah Boarding School (MB...
Apresiasi Tertinggi PP Muhammadi...
MALANG, 22-09-2026 – Pondok Pesantren Modern Muhammadiyah Boar...
Ada yang Berbeda di Aula Simponi...
BOJONEGORO – Bukan sekadar pameran karya, Seminar Religi (Rise...
Supervisi Pengawas, SMA MBS Al A...
BOJONEGORO – SMA MBS Al Amin Religi (Riset dan Teknologi) Bojo...
Optimalisasi Peran Orang Tua, MB...
BOJONEGORO, Jawa Timur – Pondok Pesantren MBS Al Amin Riset da...

Hubungi kami di : 082337067220

Kirim email ke kamiadmin@smambsalamin.sch.id

Download App Sekolah

Alamat: Jl. Basuki Rahmat No.92, Mojo Kp., Mojokampung, Kec. Bojonegoro, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur 62119