Bojonegoro, 14 Mei 2026 – Pemahaman psikologi anak menjadi faktor penentu utama keberhasilan proses belajar mengajar. Hal ini ditegaskan dalam seminar “Upgrade Mindset Guru: Psikologi sebagai Kunci Sukses Mengajar” yang digelar pada Kamis (14/5/2026) di Aula Simponi Pondok Pesantren MBS Al Amin Religi (Riset dan Teknologi) Bojonegoro.
Acara yang berlangsung selama dua jam, dari pukul 13.00 hingga 15.00 WIB, itu menghadirkan dua pembicara kompeten, Ibu Derny Irawati, S.Psi, dan Ibu Sri Endah Wahyuningsih, S.Si. Kegiatan ini dihadiri oleh seluruh stakeholder pesantren, mulai dari pengasuh hingga para guru dan tenaga pendidik di lingkungan pondok
Ibu Derny menegaskan bahwa memahami kondisi psikologis peserta didik adalah fondasi utama dalam setiap interaksi pembelajaran. “Apalagi bagi pengasuh pondok yang mendampingi santri 24 jam di asrama. Vibrasi positif dari seorang pengasuh dan guru akan memengaruhi respon positif dari anak. Sebaliknya, getaran negatif hanya akan melahirkan hambatan belajar,” ujarnya.
Sementara itu, Ibu Endah memaparkan sisi ilmiah dari pentingnya pendekatan psikologis. Ia menjelaskan bahwa otak manusia terdiri dari miliaran sel neuron yang saling terikat dan terus berkembang. “Jika seorang guru bertindak kurang tepat—misalnya dengan bentakan, hinaan, atau tekanan berlebihan—maka sambungan neuron itu bisa terputus. Dampaknya luar biasa: potensi berpikir kritis, daya ingat, bahkan kepercayaan diri anak ikut rusak,” jelasnya.
Dari sudut pandang psikologi, keberhasilan pembelajaran tidak pernah lepas dari kondisi mental dan emosional anak. Seorang pengasuh dan guru yang mengabaikan psikologi peserta didik ibarat nahkota yang buta arah. Sebaliknya, pendidik yang mampu membaca kebutuhan psikologis anak akan menciptakan ruang belajar yang aman, menyenangkan, dan produktif.
Seminar interaktif ini menegaskan satu hal: psikologi anak bukanlah pelengkap, melainkan kunci utama suksesnya proses pembelajaran di sekolah dan pesantren. (s.to)