SMA MBS Al Amin Bojonegoro Gelar Seminar Project Religi, Integrasikan Sains dan Nash dalam Project Riset dan Teknologi

BOJONEGORO, Inovasi dan nilai islam berpadu harmonis dalam Seminar Project Religi yang digelar SMA MBS Al Amin Religi (Riset dan Teknologi) Bojonegoro, Jumat (22/11/2025). Para santri tidak hanya memamerkan karya sains, tetapi juga membuktikan bahwa ayat-ayat Al-Qur’an dapat menjadi landasan bagi penelitian ilmiah yang aplikatif.

Bertajuk ‘Nuzushisasi Sains’, seminar ketiga yang berlangsung di Aula Simponi ini menampilkan tiga terobosan mengejutkan: sabun pembersih bernilai thaharah, filter air portabel, dan lilin aromaterapi dari minyak jelantah – semuanya hasil eksperimen santri kelas X hingga XII.

“Kami membuktikan, riset yang baik bisa dimulai dari bahan-bahan sederhana di sekitar kita,” tegas Kepala SMA MBS Al Amin, Ust. Siswanto, S.Pd., dengan semangat. “Ini adalah implementasi visi kami bahwa sains dan Al-Qur’an bukanlah dua hal yang terpisah.”

Para santri menunjukkan karya-karya yang mengagumkan. Kelas X mempresentasikan pembuatan sabun dengan NaOH dan KOH, yang tidak hanya mengajarkan kimia dasar tetapi juga mengintegrasikan konsep bersuci (thaharah) dalam Islam.

Kelas XI menciptakan sistem filtrasi air portable yang mampu mengubah air kotor menjadi layak pakai, sekaligus merefleksikan perintah Al-Qur’an tentang menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan.

Yang paling memukau adalah inovasi kelas XII: pemanfaatan minyak jelantah – limbah rumah tangga yang sering diabaikan menjadi lilin aromaterapi bernilai ekonomi. Karya ini tidak hanya menunjukkan pemahaman kimia organik yang matang, tetapi juga mengimplementasikan nilai Islam tentang menghindari pemborosan (israf).

Dr. KH. Syamsul Huda, M.Pd.I., Dewan Pakar yang hadir, menyoroti keunikan pendekatan ini. “Yang luar biasa, setiap karya tidak hanya menampilkan data empiris, tetapi juga dilengkapi dengan perspektif teologis yang mendalam. Inilah diferensiasi yang membuat pendidikan di sini istimewa.”

Afriza Umami, Ph.D., pakar lainnya, mengungkapkan kekagumannya. “Saya melihat potensi besar dalam karya-karya ini. Dari pembuatan sabun yang mengajarkan kebersihan, filter air yang menjawab masalah lingkungan, hingga pemanfaatan limbah minyak – semuanya menunjukkan cara berpikir sistematis dan solutif.”

Ust. Siswanto menambahkan, seminar ini dirancang untuk tiga tujuan strategis: membangun kultur pembelajaran berbasis proyek, mendorong kolaborasi antar disiplin ilmu, dan mempersiapkan santri untuk kompetisi sains tingkat nasional maupun internasional.

Seminar Project Religi ini tidak hanya menjadi bukti nyata keberhasilan integrasi sains dan nilai-nilai Islam, tetapi juga menandai lahirnya generasi baru saintis muslim yang siap menjawab tantangan zaman dengan intelektualitas dan spiritualitas yang seimbang. (S.to)

Bagikan :

Artikel Lainnya

Monev ASAS 2025-2026 Digelar, Pe...
Bojonegoro, 5 Desember 2025 — Dalam upaya menjamin akuntabilit...
PKKS 2025 di SMA MBS Al Amin Rel...
BOJONEGORO – Dalam rangka menjamin akuntabilitas dan mendorong...
HGN 2025 di MBS Al Amin Religi: ...
BOJONEGORO – Semangat untuk memaknai guru bukan sekadar pengaj...
SMA MBS Al Amin Bojonegoro Gelar...
BOJONEGORO, Inovasi dan nilai islam berpadu harmonis dalam Sem...
Alfesta 2025: Wadah Eksplorasi T...
Bojonegoro, 19 November 2025 – Pondok Pesantren Modern Boardin...
Sosialisasi HIV/AIDS di MBS Al A...
Bojonegoro – Guna membentengi generasi muda dari bahaya penula...

Hubungi kami di : 082337067220

Kirim email ke kamiadmin@smambsalamin.sch.id

Download App Sekolah

Alamat: Jl. Basuki Rahmat No.92, Mojo Kp., Mojokampung, Kec. Bojonegoro, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur 62119